Organisasi Profesi Beserta Kode Etik Profesinya yang Relevan dengan Teknik Industri

Organisasi profesi adalah suatu organisasi yang beranggotakan para praktisi yang memiliki profesi dalam suatu cakupan bidang yang sama untuk melaksanakan fungsi fungsi sosial yang tidak dapat mereka lakukan dalam kapasitas mereka sebagai individu.

Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum. Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.

  1. Persatuan Insinyur Indonesia (PII)

PII adalah organisasi profesi yang didirikan di Kota Bandung pada tanggal 23 Mei 1952 untuk menghimpun para insinyur atau sarjana teknik di seluruh Indonesia.Persatuan Insinyur Indonesia merupakan salah satu organisasi profesi yang mendapat tempat yang terhormat dalam masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat ilmu pengetahuan dan teknologi pada khususnya.

Kode etik Insinyur Indonesia disebut “Catur Karsa Sapta Darma Insinyur Indonesia”dan kode etik itu diantaranya memiliki prinsip-prinsip dasar dan tuntutan sikap, yaitu sebagai berikut:

 Prinsip-prinsip dasar:

– Mengutamakan keluhuran budi.

– Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.

– Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

– Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.

Tuntutan Sikap:

  1. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat.
  2. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya.
  3. Insinyur Indinesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan.
  4. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya.
  5. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing.
  6. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas dan martabat profesi.
  7. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.
  8. Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

PEI merupakan satu wadah tempat berkumpulnya para ahli ergonomi atau ergonom, akademisi serta pemerhati ergonomi dari seluruh Indonesia. Perhimpunan Ergonomi Indonesia berfungsi sebagai wadah yang menghimpun, mengorganisasi sarjana, praktisi dan kelompok yang dalam kegiatan profesionalnya menggunakan serta menerapkan metode ergonomis.

Kode etik profesi, adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Berikut merupakan salah salah satu contoh kode etik ergonomi yang berlaku di Afrika Selatan atau Ergonomics Society of South Africa (ESSA). Kode etik semacam ini cocok diterapkan untuk ergonom yang bekerja sebagai konsultan ergonomi yang bekerja untuk klien dari perusahaan lain dan bukan untuk ergonom yang bekerja untuk perusahaan tempat dia bekerja

 – Tanggung jawab profesional : seorang ergonom harus memastikan privasi semua informasi rahasia yang diperoleh saat menjalankan tugas, laporan ergonomis dan surat-surat yang relevan harus disimpan setidaknya selama empat tahun, seorang ergonom harus memenuhi tanggung jawab profesional dengan penuh kejujuran, seorang ergonom harus memberitahukan klien saat terjadi konflik, dan lain sebagainya.

Tanggung jawab dan kewajiban terhadap masyarakat : seorang ergonom memiliki kewajiban umum dalam bertindak dengan penuh kejujuran dan integritas, serta publisitas seorang ergonom dipersilahkan untuk mempresentasikan kompetensi dan keahliannya, tidak boleh mengklaim ataupun memberikan presentasi yang menyesatkan.

– Tanggung jawab dan kewajiban terhadap profesi : seorang ergonom harus mencari cara untuk meningkatkan kompetensinya dengan berbagai pengetahuan, memberikan pelatihan dan bimbingan ergonomi dan berkontribusi kepada asosiasi profesi ergonom.

– Tanggung jawab dan kewajiban terhadap klien : sesuai dengan tanggung jawab dan kewajibannya kepada orang lain, seorang ergonom harus bertindak untuk kepentingan klien dan dalam batas-batas kontrak atau perjanjian.

  1. Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia

            Untuk lebih menghayati Kode Etik Profesi Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia dalam operasionalisasi sesuai bidang masing-masing, dan sadar sepenuhnya akan tanggung jawab sebagai warga negara maupun sebagai sarjana, akan panggilan pertumbuhan dan pengembangan pembangunan di Indonesia maka kami Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri bersepakat untuk lebih mempertinggi pengabdian kepada Bangsa, Negara dan Masyarakat. Selaras dengan dasar negara yaitu “PANCASILA” maka disusunlah kode etik profesi berikut ini yang harus dipegang dengan keyakinan bahwa penyimpangan darinya merupakan pencemaran kehormatan dan martabat Sarjana Teknik dan Manajemen Industri Indonesia. Kode etik seorang sarjana berdasarkan kesepakatan Asosiasi Sarjana Teknik :

  1. Dalam pengenalan akan pentingnya akan pentingnya teknologo harus mengetahui kualitas kehidupan di seluruh dunia.
  2. Harus bisa menerima tanggung jawab bila mengambil keputusan.
  3. Menghindari konflik.
  4. Harus jujur dan realistis.
  5. Menolak sogokan dalam segala bentuknya.
  6. Harus bisa mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, siap dengan konsekuensinya.
  7. Menjaga dan mengembangkan kompetensi.
  8. Mencari, menerima dan menawarkan kritik pekerjaan teknik.
  9. Memperlakukan dengan adil sesuai orang tanpa tergantung dengan faktor-faktor.
  10. Berupaya menghindari kecelakaan daripada orang lain.
  11. Membantu rekan sejawat, dan pekerja dalam pengembanagn profesi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: