proposal penulisan

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  • JUDUL

Pengolahan limbah plastic menjadi bahan bakar minyak.

  • LATAR BELAKANG

Salah satu permasalahan yang terjadi di lingkungan adalah sampah limbah plastik. Sampah plastik termasuk golongan anorganik yang berarti sampah tersebut tidak mudah membusuk dan susah terurai oleh mikroorganisme secara alamiah. Sampah plastik baru bisa teruai setelah 100 tahun atau lebih berada di dalam tanah tergantung dari jenis plastiknya. Banyaknya penggunaan plastik akan menyebabkan menumpuknya sampah plastik karena tidak adanya pendaur ulang sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi sampah limbah plastik. Pendaur ulangan sampah ini diharapkan dapat mengurangi limbah sampah secara efektif. Oleh karena itu dilakukanlah prosedur pendaur ulangan dengan merubah sampah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan cara yang sederhana.

Menurut data yang di peroleh dari kementrian lingkungan hidup jumlah sampah yang di hasilkan oleh penduduk jakarta sekitar 8000ton dan 13,25% atau sekitar 1.060 ton adalah sampah plastik (kompas.com). Sampah ini terjadi karena banyak produsen makanan dan minuman menggunakan plastik sebagai bahan utama pengemasan produknya.

Daur ulang plastik menjadi bahan bakar minyak sebenarnya sudah pernah dibuat oleh beberapa pelajar indonesia, namun banyaknya masyarakat luas yang belum mengetahui metode pendaur ulang sampah limbah plastik. Oleh karena itu, perlu di lakukan pengembangan dan dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengurangi limbah plastik, selain itu minyak yang dihasilkan dapat berupa minyak tanah yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan bila konversi lebih lanjut sampah limbah plastik dapat menjadi bensin atau solar sebagai bahan baku utama kendaraan. Selain itu secara tidak sadar prosedur pendaur ulang sampah limbah plastik telah berpartisipasi pada usaha penyelamatan bumi dari pencemaran limbah plastik dan berkurangnya sampah di sekitar lingkungan.

  • PERUMUSAN MASALAH

Limbah sampah plastik yang dibuang begitu saja akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan seperti polusi air, sumber penyakit, meningkatkan pertumbuhan nyamuk dan menurunkan estetika lingkungan sekitar akibat menumpuknya sampah limbah plastik yang cukup banyak. Limbah plastik pada dasarnya dapat diolah untuk mengurangi atau meniadakan dampak negatif yang ditimulkannya, bahkan dapat diolah lebih lanjut untuk memberikan manfaat dan nilai tambah. Secara teoritis limbah sampah plastik dapat diolah menjadi bahan bakar minyak. Pertanyaan penelitian yang ingin dijawab dengan demikian adalah bagaimana proses pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak.

  • TUJUAN PROGRAM
  1. Mengubahsampahmenjadi material yang memiliki nilai ekonomi
  1. Mengolah sampah agar menjadimaterial yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup.
  • LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran yang diharapka dari hasil program ini adalah peta operasi pengolahan limbah sampah plastik dan desain proses produksi.

  • KEGUNAAAN

Bahan bakar minyak yang diterapkan di dunia industri cenderung menggunakan biaya yang cukup tinggi dan menggunakan bahan baku yang tidak bisa diperbarui lagi. Bahan bakar minyak yang akan dibuat hanya membutuhkan dana yang cukup rendah karena bahan baku yang digunakan berasal dari limbah atau sampah. Diharapakn dengan pembuatan prodok ini dapat menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup yang terdapat di dalam lingkungan dan mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan. Selain itu diharapkan mampu menumbuhkan sikap kreatif dan peduli terhadap lingkungan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: